Written by 6:19 pm Bisnis Offline, Bisnis Online, Informasi

Perbedaaan Antara Supplier dan Distributor dalam Bisnis

Pengertian Supplier Dan Distributor

Model bisnis semakin berkembang, jika kemarin kita sudah mengetahui perbedaan reseller dan dropshipper, kali ini kita akan bahas perbedaan Supplier dan distributor.

Keduanya punya peran sangat signifikan dalam proses produksi produk dalam pemasaran dan tentu membantu para reseller dan dropshipper dalam berbisnis.

Supplier dan distributor bekerja keras untuk memastikan bahwa produk atau barang dagangan tersedia bagi konsumen dan menjaga agar pasar tetap lancar, tanpa membiarkan kekurangan produk yang dibutuhkan.

Baik Supplier maupun distributor merupakan bisnis yang saling berhubungan dan perlu bekerja sama satu sama lain untuk memenuhi permintaan produk dan pasokan konsumen di area tertentu.

Pengertian Supplier Dan Distributor

Apa itu supplier? Supplier dapat didefinisikan sebagai ‘pihak yang menjadi sumber barang atau jasa. Supplier adalah seseorang yang menyediakan produk, komoditas, atau layanan kepada konsumen.

Supplier juga dapat berupa produsen, pengolah, pengemas, grosir, dealer, dan pedagang yang menangani produk dan barang dagangan tertentu.

Sedangkan apa itu distributor? Distributor adalah seseorang yang mendistribusikan barang secara langsung ke toko atau usaha lain yang menjual produk kepada konsumen. Distributor bertindak sebagai perantara antara produsen dan konsumen karena Supplier tidak dapat membawa produk mereka ke konsumen secara langsung dan membutuhkan distributor untuk membantu mereka.

Terlepas dari perbedaan antara Supplier dan distributor, perlu dipahami bahwa kedua entitas ini tidak dapat bertahan hidup sendiri dan saling membutuhkan untuk mencapai tujuan mereka dan membuat produk tersedia bagi pelanggan.

Kelebihan & Kekurangan Supplier

Supplier sebagai produsen produk memang memiliki peran untuk menyediakan produk bagi konsumen, walaupun demikian ada kelebihan dan kekurangan supplier yang perlu kamu ketahui;

kelebihan Supplier

berikut ini adalah beberapa kelebihan dari supplier, yaitu;

  • Selalu memastikan ketersediaan produk sesuai dengan request dari klien yang membutuhkan produk

    Sebagai supplier kamu harus memastikan ketersediaan produk dan menjaga kualitas produk agar tetap berkualitas dan bagus.

  • Proses produksi dan kontrol kualitas bahan baku selalu top

    sebagai supplier penting menjaga proses produksi dan kontrol kualitas bahan baku sehingga kamu tidak menjual barang yang kualitas rendah. jika barang kualitas bagus, maka akan ada banyak distributor yang akan mempercayakan ketersediaan produknya kepada kamu.

  • Penyimpanan barang atau produk aman

    Sebagai supplier memang penyimpanan produk menjadi hal yang krusial, kamu tidak bisa memberikan produk yang rusak kepada klien yang membutuhkan, karena hal tersebut hanya akan mencoreng nama brand supplier kamu, dan supplier yang baik adalah yang bisa menjaga penyimpanan barang dengan aman.

  • Ketepatan waktu pengiriman kepada klien

    biasanya supplier selalu mempunyai jadwal tertentu untuk mengirimkan produk ke tangan klien, sehingga klien bisa menerima produk sesuai jadwal

Kekurangan Supplier

Meskipun kelebihan supplier mampu memberikan produk yang berkualitas dan ketepatan waktu yang baik, ada kekurangan dari supplier yang perlu kamu pertimbangkan, seperti;

  • Kesalahan produksi

    saking banyaknya produk yang diproduksi terkadang membuat supplier menjadi salah memproduksi produk, yang mengakibatkan kerugian, karena harus memproduksi ulang.

  • Biaya produksi mahal

    untuk memproduksi berbagai produk, supplier membutuhkan biaya yang lumayan besar dalam sekali produksi, sehingga jika kamu ingin menjadi supplier pastikan modal bisnis kamu cukup untuk memproduksi produk yang dibutuhkan oleh klien.

  • Pengiriman Terganggu

    Saking banyaknya produk yang dikirimkan, terkadang ada delay atau keterlambatan dalam memasok produk ke distributor atau klien – klien lainnya. Tak heran jika produk yang kamu inginkan belum sampai di distributor.

Ada kelebihan pasti ada kekurangan, meskipun begitu supplier tetap punya peranan penting untuk menyediakan pasokan produk.

Kelebihan dan Keuntungan Distributor

Distributor memiliki peran penting dalam memasarkan produk yang dibeli dari supplier, namun menjadi distributor juga mampu menghasilkan keuntungan yang besar.

Berikut ini adalah kelebihan dan keuntungan distributor, yaitu

Kelebihan Distributor

  • Kontrol penuh terhadap produk yang sudah dibeli

    Menjadi distributor memiliki kontrol dan kendali penuh pada produk yang sudah dibeli dari produsen atau supplier, sehingga dari mulai packaging, pengiriman hingga harga semua bisa diatur secara fleksibel oleh distributor. Namun untuk harga distributor tetap harus mengacu pada harga awal yang dijual oleh supplier, sehingga tidak mengalami kerugian.

  • Bisa lebih dari satu produsen

    Sebagai distributor, kamu bebas menjual produk apa saja, dan bebas menggunakan produsen lebih dari satu, selama kamu bisa menjaga pengiriman produk, dan supplier yang dipilih dapat dipercaya dan produknya berkualitas. Jadi distributor tidak bergantung pada satu supplier saja. Misalnya kamu menjual produk wewangian parfum dan sabun, maka kamu bisa memilih lebih dari satu produsen untuk menyediakan barang yang akan kamu jual di toko secara online maupun offline.

  • Sesuaikan margin dengan keuntungan yang ingin didapatkan

    Untuk harga kamu punya keleluasaan untuk menyesuaikan margin yang ingin didapatkan.

  • Membangun kepercayaan klien lebih mudah

    Dengan menjaga kualitas produk dan ketersediaan produk, kamu bisa membangun kepercayaan dan loyalitas dari klien yang sudah mempercayai produk dan layanan yang kamu berikan sebagai distributor.

Kekurangan Distributor

Dibalik kelebihannya yang menjanjikan, ada kekurangan dari model bisnis distributor, yaitu;

  • Kamu perlu modal yang besar untuk menyetok barang atau produk yang akan dijual

    Memang kamu akan diuntungkan dengan penjualan produk yang berkualitas dan laris dipasaran, namun untuk menjadi distributor kamu memerlukan cukup modal untuk membeli produknya terlebih dahulu dari supplier.

  • Harus Punya Gudang penyimpanan

Dengan banyaknya produk yang kamu beli dari supplier dan akan kamu jual di toko, kamu memerlukan gudang penyimpanan barang atau produk agar tetap terjaga dengan baik, dan rapi. Jangan sampai produk menjadi rusak gara – gara tidak disimpan dengan baik, karena hal tersebut mengakibatkan kamu kehilangan uang.

  • Produk Kadaluarsa

    Dikarenakan harus menyetok produk, terkadang sebagai distributor bisa dirugikan oleh produk yang kadaluarsa, sehingga mengalami kerugian. Oleh karena itu distributor harus menyortir produk atau barang sesuai dengan masa kadaluarsa, sehingga yang akan segera kadaluarsa bisa terjual lebih dulu atau bisa juga dengan sistem pemasaran cuci gudang, yang biasanya sangat diminati oleh beberapa masyarakat, namun secara harga kamu harus menurunkan nya sedikit lebih murah dari harga normal biasanya.

  • Punya tanggung jawab akan segala hal

    Sebagai distributor, kamu perlu memikirkan banyak hal dari mulai pengemasan produk agar sampai ke konsumen dengan baik, melakukan pemasaran produk agar audiens kamu terus bertambah, menerima komplain dari pelanggan dan proses pengiriman yang harus diperhatikan, bahkan ada juga lho distributor yang bekerja sama langsung dengan pihak ekspedisi sehingga pengiriman produk tetap tepat waktu.

itulah kelebihan dan kekurangan dari distributor, memang untuk menjaga bisnis ini agar tetap jalan diperlukan banyak hal dan wajib dimiliki oleh distributor, seperti bagaimana menyortir produk yang akan kadaluarsa sehingga bisa dijual lebih dulu, agar tidak mengalami kerugian, fokus pada kontrak bersama supplier atau produsen agar membangun kepercayaan masing – masing.

Perbedaan Antara Supplier &  Distributor

Apa perbedaan Supplier dan distributor? Supplier dan distributor berbeda karena fungsi yang mereka layani beragam dan masing-masing memainkan peran kunci dalam pasar bisnis, memenuhi penawaran dan permintaan konsumen secara tepat waktu.

Perbedaan antara keduanya adalah Supplier adalah penyedia produk atau layanan yang dapat ditelusuri kembali ke pabrikan sedangkan distributor adalah organisasi atau bisnis yang membeli produk dari Supplier, menyimpannya, dan kemudian menjualnya kembali ke pengecer.

Perlu dipahami bahwa Supplier hanya dapat memproduksi atau mendapatkan produk tetapi tidak dapat meneruskannya. Distributorlah yang memiliki sumber daya dan keterampilan untuk mendistribusikan barang secara langsung ke toko, bisnis lain, atau konsumen.

Tidak salah jika dikatakan bahwa distributorlah yang menjadi perantara dan mengambil barang dari Supplier dan membawanya ke konsumen untuk digunakan.

Supplier hanya memiliki sumber daya untuk memproduksi produk atau komoditas atau mengimpornya dari sumber lain. Di sisi lain, distributor memiliki akses ke saluran yang tepat serta strategi pemasaran untuk bertindak sebagai penghubung antara pasar dan konsumen.

Kesimpulan

Antara supplier dan distributor memang punya peranan penting dan saling berhubungan untuk memberikan pelayanan terbaik dengan menyediakan produk yang dibutuhkan oleh konsumen, menjaga kualitas produk dan sama – sama saling menguntungkan satu dengan yang lainnya.

Dibalik kekurangannya, masih ada kelebihan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat model bisnis supplier dan distributor ini tetap berjalan.

(Visited 531 times, 1 visits today)
Close