Written by 7:43 am Marketing

Contoh & Cara Membuat Testimonial Yang Baik Serta Menarik

Periksa Perjalanan Situs Pelanggan Pesaing Kamu

Contoh testimonial memang sering seliweran di media sosial termasuk iklan, namun untuk bisa membuat testimonial yang baik kamu perlu memperhatikan beberapa hal.

Artikel ini akan membahas mengenai testimonial, dan bagaimana tips dan cara membuat contoh testimonial yang bagus dan bisa menarik perhatian calon pelanggan kamu.

Apa itu testimonial dan mengapa penting?

 

Testimonial adalah pernyataan dari pelanggan tentang bagaimana suatu produk atau layanan bermanfaat bagi mereka dan sering kali membuat mereka merekomendasikannya kepada calon pelanggan baru. Selain itu, testimonial bisa menambah kepercayaan pelanggan terhadap bisnis yang kamu jalani.

Contoh testimonial bisa berupa ulasan di google, kutipan tulisan testimoni yang dikutip dari hasil interview, konten yang dibuat oleh pelanggan (seperti story di instagram yang bisa kamu repost) dan video yang diproduksi secara profesional.

Contoh testimonial yang bagus bisa berupa satu kata, beberapa kata, atau deskripsi lengkap tentang seberapa bergunanya produk kamu bagi mereka. Hal utama yang perlu diingat adalah bahwa komentar positif ini harus tulus, baik tidak diminta atau diminta.

Testimonial bekerja efektif ketika konsumen mempromosikan produk atau layanan Kamu ke konsumen lain. Ini membuat rekomendasi lebih otentik dan lebih intim. Dan itu menjadikan produk, dan brand kamu menjadi lebih kuat.

Berdasarkan data dari vocal video, manfaat dari menggunakan testimonial adalah;

  • 72% pelanggan mengatakan bahwa mereka lebih mempercayai suatu bisnis jika memiliki testimonial positif.
  • Penggunaan testimonial pelanggan secara teratur dapat menghasilkan peningkatan pendapatan sebesar 62%.
  • 92% pelanggan melaporkan lebih mempercayai rekomendasi tidak berbayar (yaitu testimonial dari orang sungguhan) daripada iklan berbayar saat membuat keputusan pembelian.

Ada juga data yang signifikan untuk mendukung nilai penggunaan video dalam pemasaran testimonial Kamu, dengan 88% tim pemasaran melihat peningkatan konversi sebesar 10+% dalam kampanye dengan video testimonial.

Dan, itulah yang menjadikan testimonial sangat penting untuk dijalankan dalam bisnis kamu. Untuk penjelasan lengkap manfaat testimonial customer, kamu bisa baca artikel kami sebelumnya Testimoni Pelanggan : Pengertian, Manfaat & Contohnya.

Cara mengumpulkan testimonial dari pelanggan yang puas

Pernahkah kamu melihat contoh kata – kata testimoni yang baik seperti;

“Wah keren banget sepatunya, nyaman dipake kak dan warnanya sesuai, bahannya top”

“Dressnya cantik banget, bahannya juga adem, rekomen banget deh tokonya”

“Kelasnya oke banget, ilmunya daging, mentornya ramah dan asyik banget ngajarnya, betah deh lama – lama di kelas ini”

Itu hanya beberapa contoh testimonial yang baik dari pelanggan yang merasa puas dengan produk yang kamu tawarkan.

Pertanyaannya adalah bagaimana kamu mengumpulkan testimonial dari pelanggan yang puas? Caranya dibahas di bawah ini;

Cara mengumpulkan testimonial dari pelanggan yang puas terbagi menjadi dua yaitu testimonial tertulis dan testimonial video.

Testimonial tertulis

Untuk mendapatkan testimonial tertulis kamu bisa melakukan beberapa cara berikut ini;

  1.  Sumber Responden Kamu

Hal pertama yang perlu Kamu lakukan adalah membuat daftar pelanggan yang mungkin bersedia/mampu memberi Kamu testimonial.

Untuk melakukan itu, Kamu harus menjangkau basis pelanggan Kamu.

Bayangkan pelanggan Kamu dikelompokkan ke dalam dua kelompok: pelanggan baru dan pelanggan lama.

Mencari contoh testimonial dari pelanggan baru, misalnya Katakanlah Kamu menjalankan situs eCommerce yang menjual barang-barang rumah tangga. Cara yang baik untuk mendapatkan contoh testimonial tertulis adalah dengan mengirim email ke semua pelanggan baru Kamu 3-4 minggu setelah mereka menerima produk Kamu (atau berapa lama biasanya pelanggan Kamu merasakan manfaat produk Kamu sepenuhnya).

Di email itu, Kamu bisa bertanya kepada pelanggan bagaimana perasaan mereka tentang pembelian mereka. Jika mereka merespon positif, maka pelanggan tersebut berpotensi memberikan testimoni yang baik. Tambahkan mereka ke daftar calon responden Kamu.

Kedua, sumber pelanggan Kamu yang sudah ada. Kamu tidak perlu menunggu pesanan baru masuk untuk mulai mencari testimonial potensial. Sebagai gantinya, lihat ulasan Kamu yang sudah ada. Ini bisa berupa ulasan yang tercantum di situs Kamu, di situs pihak ketiga (seperti google), atau bahkan komentar di halaman media sosial perusahaan Kamu. Kamu mencari pelanggan yang menyukai produk Kamu.

  • Tulis dan Kirim Pertanyaan testimonial Kamu

Setelah Kamu memiliki daftar calon responden, saatnya menulis pertanyaan testimonial Kamu.

Pertanyaan spesifik Kamu akan bervariasi berdasarkan di mana Kamu berencana menggunakan testimonial pelanggan Kamu. Misalnya, jika Kamu memerlukan testimonial untuk studi kasus, maka Kamu akan mengajukan pertanyaan yang sangat spesifik yang menghasilkan jawaban terukur.

Katakanlah Kamu adalah perusahaan supplier yang menyediakan produk custom, kamu ingin melihat seberapa besar manfaat produk custom dipasaran. Maka kamu bisa bertanya kepada audiens atau pelanggan kamu pertanyaan yang lebih spesifik.

seperti ;

Berapa lama kualitas produk custom bertahan selama ini

Seberapa banyak mereka terbantu dengan produk custom

Dari jawaban pertanyaan tersebut kamu bisa mendapatkan testimonial dari pelanggan yang puas menggunakan produk kamu.

Contoh testimonial dari survey pertanyaan pelanggan seperti ini;

Misal kamu bertanya “bagaimana kak dressnya?”

Pelanggan menjawab “bagus banget kak dressnya, nyaman dipake juga”

Nah jawaban dari pelanggan bisa jadi contoh testimonial yang baik dan bisa kamu buat lebih bagus menggunakan desain.

Testimonial Video

Data menunjukkan bahwa testimonial video menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam rasio konversi, mengubah pengunjung situs Kamu menjadi prospek. Kamu juga dapat menggunakan video testimonial di semua pemasaran Kamu, mulai dari halaman penjualan hingga postingan media sosial hingga kampanye email.

Tetapi bahkan dengan semua potensinya, video seringkali kurang dimanfaatkan dalam strategi pemasaran testimonial.

42% pemasar yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup waktu untuk membuat video testimonial, dengan lebih dari setengah dari mereka yang disurvei melaporkan bahwa mereka memerlukan waktu lebih dari 2 bulan untuk membuat satu video testimonial yang baik. Alasan paling populer kedua adalah mereka tidak memiliki anggaran yang cukup besar untuk video testimonial.

Apa yang ditunjukkan oleh data ini adalah bahwa kesalahpahaman umum tentang testimonial video.

Padahal kamu bisa mendapatkan testimonial video dengan cara :

  1. Minta pelanggan untuk membuat video singkat mengenai produk kamu, bisa di posting di sosial media mereka, nantinya kamu bisa ambil video tersebut untuk dijadikan testimonial
  2. Produksi video testimonial dengan kru atau staff karyawan kamu, walaupun teknisnya lebih lama, namun video testimonial ini bisa dibuat menjadi lebih bagus dan profesional.

Contoh testimonial video adalah video yang dibuat customer yang bisa kamu edit lebih profesional.

Tips & cara untuk membuat testimonial “palsu” yang menarik

contoh testimonial

Berikut ini adalah cara membuat testimonial palsu yang menarik dan bisa menjadi contoh testimonial yang baik, yaitu;

  • Singkat dan LangsungApakah kita berbicara tentang video atau testimonial atau ulasan tertulis, itu harus singkat. Pembeli itu biasanya kurang sabar, dan menginginkan informasi dopamin sesegera mungkin. Tidak ada yang mau membaca ulasan 2 halaman yang merinci setiap detail menit atau menonton video 20 menit. Jadi sebagai pemasar, kita harus membuat testimonial yang singkat dan padat. Kutipan tidak boleh melebihi 2 kalimat, panjang video harus kurang dari 4 menit, dan ulasan tidak boleh lebih dari satu paragraf teks atau 4 menit rekaman video.

Kamu bisa membuat testimoni palsu dengan cara yang singkat yaitu dengan mendesign testimoni seperti comment di sosial media, atau ulasan di google.

Kamu juga bisa meminta staff atau karyawan kamu untuk memberikan ulasan positif di google seperti ini ;

Contoh testimonial yang baik seperti ini :

Berikan bintang 5, lalu tuliskan benefit atau USP dari produk kamu

“Gak nyangka bisa pake parfum yang wangi banget, tahan lama dan harganya terjangkau”

  • Membangkitkan Reaksi Emosional dan Logis 

Proses pembelian bersifat emosional dan logis. Idealnya, terbaik terhubung ke pembaca atau pemirsa pada tingkat emosional. Misalnya, jika Kamu memasarkan cincin berlian, lalu Kamu membuat contoh testimonial yang menjelaskan kapan seseorang melamar tunangannya dan bagaimana reaksi tunangannya. Itu adalah pemasaran yang bagus.

Kamu bisa membuat testimoni palsu dengan cara membuat story atau cerita singkat tentang reaksi tunangannya ketika mendapatkan cincin berlian.

Kamu bisa membuat contoh testimonialnya dalam bentuk postingan feed atau postingan video dengan footage orang yang bertunangan.

Contoh testimonial nya seperti ini;

“Seneng deh rasanya dapat feedback dari customer yang happy banget, dan kita jadi bagian dalam journey bahagia mereka. Dapat pesanan pembuatan cincin yang super simple dan elegan, karena katanya mempelai wanita sangat sederhana dan gak suka rame, tapi yang spesial adalah bentuk berlian di cincinnya yang melambangkan cinta kasih si mempelai pria untuk pasangannya, dan yang paling bikin bahagia adalah bagaimana reaksi mempelai wanita yang diberi cincin berlian ini, campur aduk, terharu dan bikin happy”

Biasanya, jika contoh testimonial seperti ini akan menarik bagi orang yang tertarik dengan cerita, oleh karena itu kamu bisa cerita tentang customer kamu, dan menyelipkan benefit dari produk kamu.

  • Menarik Secara Visual 

Jangan hanya mengetikkan kutipan pelanggan dalam teks biasa ke dalam badan halaman web Kamu. Buat desain dengan kutipan bergaya dan highlight untuk membedakan testimonial Kamu dari konten lainnya dan membuatnya menonjol. Tambahkan gambar pelanggan Kamu, kutip dengan jelas nama, jabatan, dan afiliasi perusahaan mereka ke kutipan mereka. Untuk video, investasikan dalam produksi video dan grafik gerak untuk memecah video dan memberikan kesan profesional. Estetika visual testimonial Kamu adalah cara yang bagus untuk menarik perhatian pelanggan Kamu dalam pemasaran Kamu.

Jika kamu ingin membuat testimonial palsu dari tips berikut ini, pastikan kamu menggunakan gambar atau foto pelanggan yang memang kamu kenal, jangan ambil foto orang sembarangan ya, setelah itu tuliskan testimoni produk kamu dan buatlah kutipan yang singkat, padat dan jelas.

Bagaimana mengukur efektivitas testimonial dalam meningkatkan kepercayaan

mengukur efektifitas testimoni

Mengukur efektivitas testimonial dalam meningkatkan kepercayaan customer kepada brand kamu adalah dengan melihat jumlah penjualan, jumlah pelanggan atau lead yang masuk ke brand kamu.

Jika kamu menempatkan 1 konten testimoni di website atau landing page kamu, atau bahkan kamu mengiklankannya, maka lihat resultnya. Jika result nya bagus, penjualan meningkat, leads banyak dan yang convert menjadi pelanggan juga banyak, maka efektivitas testimonial sangat baik.

Contoh testimonial yang bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan adalah testimoni video review yang menampilkan produk secara real.

Kesalahan yang harus dihindari saat membuat testimonial

Testimonial memang penting dalam menunjang penjualan dalam bisnis, namun ada beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat membuat sebuah testimonial, seperti ;

  • Tidak meminta izin kepada pelanggan untuk dijadikan konten testimoni

Biasanya sebelum kamu membuat testimoni, pastikan kamu sudah meminta izin kepada pelanggan, sehingga mereka akan nyaman dan merasa dihargai saat ada konten tentang review yang berasal dari mereka ada di halaman website maupun sosial media bisnis kamu.

  • Memaksa kepada pelanggan

Tujuan membuat testimoni adalah untuk memberitahukan bahwa produk kamu memberikan manfaat kepada pelanggan atau calon pelanggan kamu, sehingga kamu tidak bisa memaksakan pelanggan untuk membuat testimoni. Cara agar mereka memberikan testimoni adalah buat percakapan yang lebih halus dan menggiring mereka untuk secara tidak langsung menyampaikan testimoni.

Contoh testimonial ketika meminta ijin kepada pelanggan

“Hallo kak, makasih untuk feedbacknya dan happy banget jika produk kami bisa bermanfaat buat kakak, kalau boleh bisa kah review dari kakak kami jadikan konten testimoni?”

Jika pelanggan mengiyakan maka contoh testimonial ini bisa diambil, tapi jika tidak maka kamu harus menghargainya.

Nah itulah beberapa kesalahan yang perlu kamu hindari ya.

Contoh testimonial diatas bisa kamu tiru dan modifikasi sesuai dengan brand atau bisnis yang kamu jalani.

(Visited 43 times, 5 visits today)
Close