Written by 2:15 am Tips & Trik

10 Cara Riset Produk Terlaris Agar Omset Meningkat

Cara Riset Produk Terlaris Agar Omset Meningkat

Tahukah kamu? Hal pertama yang harus dilakukan oleh pebisnis sebagai strategi sebelum memulai bisnis online adalah mengetahui cara riset produk terlaris, karena dengan mengetahui produk laris, kamu bisa meningkatkan penjualan secara signifikan.

Untuk mencari produk sendiri tidak bisa asal – asalan, nanti bisa-bisa nggak laku atau salah target pemasaran, kamu harus riset produk terlebih dahulu dan melakukan testing apakah produk yang sudah kamu riset memang di terima pasar atau tidak.

Dengan riset, kamu bisa menemukan kompetitor terbesar di bisnis kamu, jenis produk apa yang paling diminati pasar yang kamu targetkan, hingga menentukan langkah pemasaran berikutnya.

Jika kamu masih awam, apa itu riset produk, bagaimana cara riset produk terlaris yang benar? informasi di artikel ini bisa membantu kamu, simak terus sampai selesai ya!

Apa Itu Riset Produk?

apa itu riset produk

Riset produk adalah komponen dalam riset pasar yang berupa serangkaian aktivitas yang di lakukan untuk mengetahui apakah produk yang akan Anda jual akan laris di pasaran atau tidak.

Satu langkah penting yang perlu dilakukan sebelum mengembangkan maupun meluncurkan produk yang akan kamu jual ke audiens.

Riset produk juga berguna dan sangat penting jika kamu memanfaatkan sumber iklan di Facebook maupun google ads. Dengan adanya riset produk promosi yang kamu lakukan tidak akan sia – sia karena sudah pasti produk yang kamu jual termasuk ke dalam selera pasar yang kamu targetkan.

Biasanya riset pasar melibatkan pengumpulan informasi berharga mengenai audiens targetmu. Mulai dari karakteristik pembeli, kebutuhan keinginan, hingga di mana mereka suka berbelanja atau dimana mereka terbiasa berkumpul.

Kenapa Riset Produk Sangat Penting?

Secara spesifik, riset produk dapat membantu kamu untuk menguji apakah konsep produk yang kamu susun sudah sesuai dengan pasar atau belum, kamu juga bisa mengevaluasi ide produk, bagaiman produk sejenis pesaing bisnismu, bagus juga untuk menentukan harga produk, dan menghindari kesalahan produksi.

Apakah setelah produk diluncurkan, harus tetap riset? tentu saja, riset akan selalu ada, karena pelanggan terus bergerak, tren terus berkembang, tentu pasar pun akan berubah.

Dengan riset kamu bisa mengukur kepuasan pelanggan dan melakukan perbaikan pada produk yang kamu jual.

Alasan kenapa riset produk penting untuk dilakukan, karena sebagus apapun produk yang akan kamu buat atau akan kamu jual, jika tidak ada pasarnya maka hasilnya nihil.

Tentu, pada saat berbisnis. kamu tidak ingin menghabiskan banyak uang untuk menjual produk yang gak laku di pasaran bukan?

Nah, oleh karena itu, riset produk menjadi penting untuk mengidentifikasi masalah potensial tentang produkmu dan menghindari kesalahan yang merugikan semaksimal mungkin.

Dengan riset produk kamu juga bisa memulai uji produk dari berbagai aspek, dari mulai nama, desain produk, packaging hingga pengaruhnya untuk pelanggan, apakah produknya memang dibutuhkan konsumen atau tidak.

kemudian product life cycle bisa dipertahankan dengan analisis yang tepat lewat riset produk.

Mengutip dari Netigate, berikut ini ada beberapa tahapan yang perlu kamu lakukan dalam meriset produk, yaitu :

1. Apa keinginan dan kebutuhan pelanggan 

Apa hubungannya keinginan dan kebutuhan pelanggan dengan riset produk? pada dasarnya produk yang kamu jual harus berdasarkan keinginan dan kebutuhan pelanggan, sehingga ada timbal baliknya.

Mereka butuh kita sediakan.

Cara paling mudah untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan dari target audiensmu adalah dengan membaca feedback dan opini dari berbagai sosial media.

Dari feedback yang kamu dapatkan, kamu bisa melihat apa keluhannya, bagaimana komentar tentang produkmu, dan apakah ada saran yang membangun yang bisa jadi solusi untuk memperbagus atau menentukan apakah produk kamu sesuai dengan kebutuhan mereka.

jika kamu punya advisor dibidangnya, sangat disarankan untuk konsultasi untuk mengambil keputusan yang tepat.

2. Mengembangkan dan Mewujudkan Ide

Ide produk tidak bisa datang dengan instan, kamu perlu tim!

Setelah ada tim, gak usah banyak – banyak cukup 2 atau 3 orang saja, untuk diajak sesi brainstorming dan menentukan beberapa ide yang bisa kamu jual.

Kamu perlu melibatkan komunitas online yang aktif, idealnya audiens target, dalam survei panel misalnya.

Selain itu, kamu juga bisa menanyakan langsung di survey tersebut apa hal yang mereka rasa kurang dari pengalaman menggunakan produkmu.

Baca juga : Kenapa Jualan Online Sepi Pembeli ? Coba Perbaiki Ini !

3. Pilih dan Optimalkan Sebuah Ide

Setelah ide produk terkumpul, apakah harus langsung dieksekusi? tentu tidak!

kamu bisa lakukan  penyaringan ide secara kuantitatif dan kualitatif untuk memilih ide yang akan kamu kembangkan.

Dari segi kuantitatif, kamu bisa melakukannya melalui survei online untuk mendapatkan data mengenai produk yang diinginkan responden.

Data tersebut kemudian dikombinasikan dengan informasi kualitatif yang lebih mendalam dari wawancara atau melalui focus group discussion (FGD).

Misalnya kamu memiliki usaha di bidang kecantikan yaitu produk skincare, kamu bisa buat grup yang isinya ada beauty vlogger yang sering review produk, untuk mendapatkan review atau masukan yang membangun sebagai ide pengembangan produk.

Gunakan proses yang sama untuk mengoptimalkan ide produk yang sudah dipilih.

4. Lakukan Uji Prototipe

Dengan informasi yang kamu kumpulkan sebelumnya, kamu dapat mengembangkan prototipe produk untuk diuji.

Apakah dengan adanya uji produk ini audiens menyukai produkmu? bagaimana peluang keberhasilannya di masa depan? apakah produk yang kamu buat sesuai dengan ekspektasi mereka ?

Ada banyak hal yang bisa jadi pertimbangan dalam melakukan evaluasi setelah uji prototipe. Berbagai feedback dan masukan dari pelanggan penting untuk melakukan riset selanjutnya.

5. Menyusun Strategi Pemasaran

Lagi – lagi strategi pemasaran, karena hal tersebut memang penting. Setelah mengetahui feedback yang kamu kumpulkan dari riset produk, kamu bisa gunakan informasi tersebut untuk menyusun strategi pemasaran bisnis mu.

Dari situ, kamu juga bisa tonjolkan kekuatan dan keunikan produkmu, buatlah unique selling point agar berbeda dengan kompetitor.

Kemudian tonjolkan pula bagaimana produkmu dapat menciptakan pengalaman pelanggan yang baik dan sesuai ekspektasi.

Setelah strategi pemasaran rampung, kamu bisa padukan hasil riset produkmu dengan hasil riset terhadap merek, harga, dan kompetitor.

Langkah berikutnya, saatnya melakukan penjualan.

Bagaimana Cara Riset Produk Terlaris?

Bagaimana Cara Riset Produk Terlaris

source : compas.co.id

Kini kamu tahu betapa pentingnya riset produk bagi pengembangan bisnis ke depannya. Kamu tahu tahapan dalam meriset produk itu apa saja, lalu langkah berikutnya apa?

Selanjutnya kamu pertu tahu cara melakukannya, bagaimana cara riset produk terlaris, agar kamu bisa lebih yakin dalam mengembangkan produk.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, yaitu :

1. Menggunakan Google Trends

Pilihan pertama untuk melakukan riset produk adalah dengan menggunakan Google Trends. Tool dari Google ini, memudahkan kamu mencari tahu pengguna internet di suatu negara paling banyak mencari tentang topik apa saja di periode waktu tertentu.

Caranya juga mudah, kamu tinggal memasukkan kata kunci yang diinginkan dan memasang pengaturan negara serta kurun waktu untuk menggunakan fiturnya.

Misal, Anda ingin menjual sabun wajah, maka masukkan keyword “sabun wajah”, ubah lokasi pencarian menjadi “Indonesia” dan sesuaikan waktu sesuai kebutuhan.

Google Trend akan menampilkan data tren keyword produk berupa grafik. Jika grafik pencarian Anda naik, maka kata kunci yang dicari sedang populer dan sebaliknya.

Dari data grafik yang didapatkan, bisa menjadi pertimbangan bagi kamu untuk menjual suatu produk baru.

2. Survey Langsung di E-Commerce

Cara riset produk terlaris berikutnya adalah dengan melakukan survey langsung di e-commerce tempat kamu berjualan.

Ada banyak e-commerce yang ada di Indonesia, kamu tinggal pilih akan berjualan di toko oren atau toko hijau.

Misalnya Kamu jualan di Shopee, biasanya, ada fitur untuk melihat “produk terlaris” pada tiap e-commerce yang bisa kamu riset.

Jika produk yang ingin kamu jual termasuk dalam kategori terlaris, maka dapat dikatakan peluang kamu lumayan besar karena barang sedang populer.

Kamu juga bisa mengambil informasi terkait siapa kompetitor terbesar melalui cara ini, sehingga kamu tahu apa yang perlu dilakukan agar terlihat berbeda dengan mereka.

Dengan melakukan riset langsung di e-commerce, kamu dapat menemukan produk yang terjual dalam jumlah besar, produk apa yang sedang populer, kompetitor terbesarmu, serta mempelajari harga yang dipasang untuk produk yang sejenis.

3. Mengamati Review Produk dari Konsumen

Review menjadi bagian penting saat riset produk, kamu bisa tahu ulasan dengan mengamati berbagai produk terlaris di e-commerce dan marketplace populer. Biasanya produk dengan penjualan tinggi dan sedang laris akan memilki jumlah review yang banyak.

Dengan mengamati review produk, kamu tidak hanya bisa melihat produk mana saja yang sering dicari konsumen, tetapi  juga bisa mengetahui kualitas produk kompetitor dan fitur produk apa saja yang banyak dicari. Informasi ini nantinya dapat digunakan untuk mengembangkan produk kamu.

4. Riset Keyword di Google

Tool dari google satu ini bisa banget dicoba untuk meriset kata kunci, yaitu menggunakan Google Keyword Planner. Hampir sama seperti Google TrendsKeyword Planner akan menampilkan pula referensi kata kunci serupa.

Jika kamu tidak menemukan data untuk kata kunci yang sedang kamu cari, maka ini bisa menjadi pertanda buruk. kemungkinan kata kunci tersebut tidak populer.

Namun, tenang saja, karena di Google Keyword Planner akan ada referensi kata kunci serupa yang bisa kamu gunakan, gunanya untuk  menentukan produk atau judul produk yang akan dijual di e-commerce.

Nah bagaimana cara menggunakan Google Keyword Planner?

Kamu hanya perlu memiliki minimal satu promosi aktif di Google Ads

5. Amati Media Sosial

Selain menggunakan tools, kamu bisa mengamati dari sosial media yang berhubungan dengan produk atau kategori yang sedang populer di pasaran. Kamu bisa memanfaatkan  Instagram, Twitter, TikTok, dan Facebook. 

Baca juga : Cara Jualan Di Instagram Agar Laris, Wajib Pakai 8 Trik Ini

Selain menemukan informasi produk yang populer, kamu juga bisa mendapatkan konten – konten menarik yang bisa digunakan sebagai strategi pemasaran untuk brand kamu.

sistem ATM (Amati, tiru, modifikasi) bisa berguna lho!

6. Hashtag trending

Hashtag sebagai kumpulan postingan jadi salah satu opsi untuk menemukan kata kunci yang populer.

Teknik riset produk yang satu ini mungkin terdengar sepele, tapi asalkan dilakukan dengan sungguh-sungguh kamu pasti bisa menemukan informasi berharga!

Menelusuri #trending merupakan cara mudah mencari ide produk dan memperkirakan permintaan pasar. kamu pun bisa mengumpulkan informasi seputar tren terbaru, atau bahkan produk yang sedang dicari-cari banyak orang.

7. Reddit

Pastikan Reddit tidak terlewat ketika melakukan riset produk terlaris.

Ada ratusan ribu forum dan komunitas di dalamnya, website ini bisa membantu kamu mengamati pendapat orang-orang tentang industri atau produk apa pun.

Misal kamu akan berjualan produk kecantikan, maka masuklah kamu ke forum atau komunitas kecantikan, disana informasi yang bisa kamu dapatkan tentu bisa.

Inilah beberapa forum yang bisa kamu kunjungi untuk riset produk dan pasar:

  • Forum Buy it for Life
    Forum ini berisi ulasan pribadi dan jujur dari pengguna yang pernah membeli produk-produk terbaik dan ingin berbagi pengalaman positif. Disini kamu bisa mendapatkan informasi dari produk yang disukai, tidak disukai atau pun produk yang kurang bagus dipasaran.
  • Forum Find it on Amazon.
    Nah jika di forum ini, kamu bisa melihat permintaan produk yang sebenarnya. Di sini pengguna bisa meminta bantuan orang lain untuk menemukan produk yang dicari di Amazon. Manfaatkanlah sebagai cara mencari produk yang sedang trend sekaligus mempromosikan produk yang kamu tawarkan.

8. Instagram

Siapa yang tak kenal dengan Instagram,  platform terbaik untuk mencari produk terlaris, Instagram memperlihatkan produk yang digunakan orang-orang secara real-time.

Bahkan kamu bisa melihat berbagai informasi mengenai produk sepersekian detik bahkan menit. Banyak sekali informasi yang bisa kamu dapatkan.

Kuncinya, riset produk di Instagram adalah Teruslah Scrolling.

Ada dua hal yang bisa kamu lakukan di Instagram untuk riset produk, yaitu

  • Scrolling di Halaman “Explore”.
    Di halaman explore kamu akan disuguhkan dengan berbagai macam rekomendari konten, dari berbagai bidang, diantaranya kuliner, kecantikan, berita, gosip, hingga hobi dan masih banyak lainnya. Kamu juga bisa memanfaatkan opsi fitur “shop” untuk melihat produk apa saja yang sedang banyak dijual.
  • Hashtag.
    Kosakata atau frasa yang digunakan untuk mengelompokkan atau mempromosikan postingan. Bisa dibilang Hashtag adalah kumpulan postingan dalam satu kategori yang sama. Disini kamu bisa riset produk sesuai dengan kata kunci, dan kamu bisa dengan mudah mendapatkan hasilnya.

Baca juga : 9 Ide Bio Instagram Untuk Bisnis Agar Tampak Profesional

9. Pinterest

Surganya ide jatuh kepada Pinterest!

Platform satu ini menghadirkan jutaan inspirasi dan ide kreatif ke dalam genggaman tangan, masukkan kata kunci maka akan ada banyak suggestion dan rekomendasi kata kunci serupa.

Mengusung konsep pinboard virtual, website ini disebut-sebut sebagai media sosial paling aesthetically pleasing atau menarik secara visual.

Kamu bisa menggunakan Pinterest untuk mencari inspirasi produk terlaris dengan cara berikut:

  • Cari tahu produk yang paling banyak diupload ulang atau re-pin.
    Misalnya, kamu hendak menjual pakaian wanita, sejenis dress, maka masukkan kata kuncinya dan lihat gambar – gambar yang memiliki jumlah re-pin terbanyak agar kamu bisa tahu desain atau jenis dress seperti apa yang paling banyak digemari.
  • Intip laporan tren Pinterest yang diperbarui setiap tahunnya.
    Kerennya, di pinterest kamu bisa melihat data statistik pencarian yang setiap tahunnya selalu diperbaharui, gunanya untuk memberikan prediksi mendetail tentang tren selama setahun mendatang.

10. Jungle Scout

Walaupun platform ini didesain sebagai tool riset produk bagi calon penjual di Amazon, Jungle Scout bisa banget kamu coba sebagai insight tambahan seputar produk yang ingin kamu jual. Caranya mudah, lakukan seperti ini :

  • Gunakan tab Niche Hunter.
    Dengan fitur pencarian ini, kamu bisa melihat tingkat persaingan pasar untuk suatu produk. Cukup masukkan beberapa keyword relevan dan cari tahu apakah produk tersebut layak dijadikan sebagai bisnis atau tidak.
  • Instal produk Jungle Scout, sebagai Extension
    Kegunaannya adalah untuk mencari pasar bagi produk yang baru kamu temukan. Misalnya kamu sudah mencari satu produk di Amazon, maka extension akan bekerja dengan menampilkan tingkat penjualan, harga rata-rata, dan tingkat permintaan.

Cara Paling Mudah Jualan Produk Pasti Laris

Memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit terlebih jika kamu berangkat dari orang awam yang tidak mengerti ilmunya. Namun ada solusi terbaik yaitu menjadi seorang reseller, agen bahkan distributor dari brand yang sudah terbukti laku dipasaran.

Di dropshipaja misalnya, platform bisnis online satu ini menyediakan banyak sekali produk dan telah terbukti laris dipasaran, dengan begitu kamu tidak perlu lagi dipusingkan dengan riset yang dapat membuatmu begadang setiap malam.

Serahkan tugas riset produk nya kepada orang yang memang berkompeten dibidangnya, kamu cukup memetik hasilnya saja.

Nah itu dia cara – cara riset produk yang bisa kamu manfaatkan sebelum jualan dan syukur – syukur bisa meningkatkan omset jualan kamu.

Semoga bermanfaat ya!

Artikel Terkait :
(Visited 16 times, 1 visits today)
Close